Diberdayakan oleh Blogger.

Popular Posts Today

Tampilkan postingan dengan label Informasi. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Informasi. Tampilkan semua postingan

Atasi Depresi Kehamilan dengan Akupunktur

Written By Unknown on Kamis, 07 Juni 2012 | 00.16

Atasi Depresi Kehamilan dengan Akupunktur Kehamilan bagi sebagian wanita selain membawa kebahagiaan juga memberi beban tersendiri. Perubahan hormon dan bentuk tubuh bisa menimbulkan ketegangan bahkan depresi selama kehamilan. Menurut penelitian terbaru, wanita hamil memiliki alternatif pengobatan untuk menghindari efek depresi tanpa penggunaan obat-obatan kimia.

Studi Universitas Stanford School of Medicine Sleep Medicine Center di Redwood City menemukan bahwa wanita hamil yang mengalami ketegangan hingga depresi dapat diobati dengan akupunktur khusus. Tingkat respons dengan akupunktur mencapai 63 persen dibandingkan respons akupunktur kontrol dan pijat sebesar 44 persen.

Menurut jurnal March of Dimes, 20 persen wanita kemungkinan mengalami depresi selama kehamilan. Gejala-gejalanya termasuk sedih, putus asa terus menerus, umumnya terjadi lebih dari dua minggu. Wanita juga dapat mengalami kecemasan berat atau merasa terputus dari bayi. Manber memperingatkan, jika wanita hamil berpikiran untuk bunuh diri, hal tersebut merupakan tanda untuk segera mencari bantuan.

Selama masa kehamilan, banyak wanita yang berhati-hati menggunakan obat-obatan. Studi menemukan interpersonal psikoterapi adalah pilihan bagi wanita yang mengalami depresi selama kehamilan, tetapi jenis terapi ini tidak selalu tersedia.

Untuk penelitian ini, Manber dan rekan-rekannya merekrut 150 ibu hamil dengan usia kehamilan 12 dan 30 minggu yang didiagnosis dengan depresi besar.

Para wanita dibagi secara acak menjadi tiga kelompok dengan pengobatan spesifik. Pertama pengobatan depresi dengan akupunktur spesifik (52 wanita), akupunktur kontrol (49 wanita) dan pijat (49 wanita). Depresi protokol khusus dirancang hanya untuk studi ini, dan akupunktur kontrol secara khusus dirancang untuk menghindari penggunaan jarum akupunktur di bagian tubuh yang mempengaruhi depresi.

Para peneliti menemukan tanggapan atas depresi mencapai 63 persen pada wanita yang menerima akupunktur spesifik depresi, sementara tingkat tanggapan dalam kelompok kontrol akupunktur dan pijat 44,3 persen. Sebuah pengobatan didefinisikan mengurangi tingkat depresi bila mencapai 50 persen atau lebih.

Dr. Shari Lusskin, Direktur reproduksi psikiatri di New York University Medical Center Langone mengatakan akupunktur merupakan  pengobatan alternatif dan mendorong agar dilakukan penelitian ilmiah lebih lanjut. "Penelitian ini perlu direplikasi pada skala yang lebih besar," ujar Lusskin Atasi Depresi Kehamilan dengan Akupunktur.
00.16 | 0 komentar | Read More

Kebiasaan Aneh Saat Mengandung

Kebiasaan Aneh Saat Mengandung Mengalami morning sickness, ngidam yang aneh-aneh, bahkan pergelangan kaki membengkak mungkin bukan lagi hal menakutkan bagi ibu hamil. Namun, ada beberapa hal atau pengalaman lain yang mungkin tidak biasa dialami wanita saat mengandung. Apakah kebiasaan itu juga wajar?

1.Tumbuh rambut di bagian janggut
Saat hamil, vitamin prenatal yang dikonsumsi ibu hamil bisa menyebabkan tumbuhnya rambut di bagian wajah di luar kendali. Misalnya, di bagian janggut. Tapi, pertumbuhan rambut wajah secara umum bisa menjadi suatu gejala kehamilan. Semua ini bisa terjadi akibat pengaruh hormon. Jadi, jangan langsung panik jika hal ini terjadi.

2.Mengalami sembelit
Kebanyakan wanita hamil memang seringkali mengalami sembelit atau sulit buang air besar (BAB). Hal ini terjadi karena aliran hormon membuat otot-otot perut Anda lebih santai, sehingga mengubah kebiasaan BAB. Rahim yang sedang tumbuh juga menempatkan tekanan tambahan pada perut Anda, sehingga memungkinkan terjadinya sembelit.

Cobalah untuk mengatasinya dengan menambahkan lebih banyak serat dalam menu harian Anda, minum air putih lebih banyak, tetap aktif, dan tetap menjaga kondisi kesehatan Anda semasa hamil.

3. Buang angin lebih sering
Mungkin Anda akan merasa malu, jika mengalami hal ini di depan umum. Ini wajar dialami ibu hamil. Karena, tubuh Anda bekerja berbarengan dengan waktu memproduksi hormon seperti progesteron dan relaksin. Dan, jaringan otot sekitar tubuh akan mulai rileks, terutama di sekitar saluran pencernaan Anda. Hal ini menyebabkan makanan yang dikonsumsi bergerak melalui sistem lebih lambat, sehingga menyebabkan Anda lebih sering buang angin.

Saran: Hindari makanan makanan yg mengandung gas untuk sementara. Selain itu, lakukan olahraga ringan secara rutin meski Anda tengah hamil.

4. Air liur lebih banyak
Mengeluarkan air liur saat tidur bisa menjadi hal memalukan. Tapi, selama hamil, hormon yang ada dalam tubuh menyebabkan seseorang memproduksi air liur lebih banyak dari biasanya.

Saran terbaik untuk Anda adalah sikat gigi lebih sering, usir kotoran yang ada dalam mulut dengan rutin membersihkannya dengan berkumur, dan mengunyah permen karet bebas gula bisa mengatasi masalah mulut kering Anda.

5. Lebih sering bersendawa
Jika Anda bersendawa lebih sering saat hamil, ini juga menjadi pertanda bahwa tubuh begitu banyak memproduksi gas. Semuanya mulai agak penuh sesak saat hamil, sehingga sulit untuk menghindari beberapa efek samping yang tidak menyenangkan dan tidak nyaman. Tapi, setidaknya janin Anda tidak terganggu.

6. Buang air kecil tanpa sadar
Banyak wanita hamil sering mengalami buang air kecil tanpa sadar. Terkadang hal ini terjadi saat muntah, batuk, atau bersin. Memang menjengkelkan, tapi ini wajar terjadi karena bayi bertumpu pada banyak organ-organ internal di dalam sana, termasuk kandung kemih. Itulah sebabnya, tubuh Anda tidak bisa mengontrol keinginan buang air kecil. Tapi jangan khawatir, Anda bisa menggunakan mini-pad atau bahkan pantiliner untuk mencegahnya bocor.

7. Organ intim membengkak
Pada akhir kehamilan, di usia 9 bulan, seringkali terjadi pembengkakan pada vagina yang menimbulkan rasa nyeri. Kondisi ini mungkin menakutkan bagi Anda. Tapi, membengkaknya organ intim sebagai tanda bahwa si jabang bayi sudah siap untuk lahir ke dunia Kebiasaan Aneh Saat Mengandung.
00.14 | 0 komentar | Read More

Stretch Mark Saat Masa Hamil

Stretch Mark Saat Masa Hamil Proses kehamilan atau  menurunkan berat badan merupakan pengalaman yang dialami banyak wanita. Sayangnya, dua pengalaman ini disertai sesuatu yang lebih mendebarkan, yaitu munculnya stretch mark. Tetapi, Anda tidak harus terjebak dengan garis-garis tak sedap dipandang pada kulit. Ada beberapa cara mencegah dan mengurangi strecth mark.

Pada dasarnya bentuk stretch mark terjadi karena kulit meregang melampaui elastisitas normal. Ketika ini terjadi, lapisan kulit tengah mempertahankan garis-garis tersebut sehingga timbul warna ungu merah di sekitar perut, payudara atau paha. Seiring waktu, garis-garis ini sering pudar menjadi warna putih atau keperakan dan menetap pada kulit.

Kehamilan, penurunan berat setelah kelebihan berat badan, menyebabkan 90 persen wanita akan mengalami hal tersebut.

Leslie Baumann, MD, direktur University of Miami Cosmetic Group dan penulis 'The Skin Type Solution' memberikan beberapa tips mencegah stretch mark.

Salah satu tindakan pencegahan paling cerdas adalah memastikan Anda cukup hidrasi. Para ahli mengatakan, dengan asupan air yang cukup, resiko stretch mark lebih sedikit.  Jika mengasup kafein, perbanyak minum air putih, kerena kafein membuat Anda dehidrasi.

Memberi pelembab pada kulit merupakan faktor kunci menjaga ketahanan kulit. Baumann mengatakan, pelembab membuat kulit menjadi lebih liat dan lebih elastis sehingga mampu meregang jika terhidrasi dengan baik.

Gunakan pelembab tubuh yang mengandung shea butter atau mentega kakao dan usapkan tiga sampai empat kali sehari ke daerah-daerah rawan strecth mark Stretch Mark Saat Masa Hamil.
00.13 | 0 komentar | Read More

Hamil Wajib Peduli Pola Hidup Sehat

Hamil Wajib Peduli Pola Hidup Sehat Setiap wanita yang ingin menjadi seorang ibu ada baiknya mengetahui aturan-aturan kesehatan yang baik selama kehamilan. Mulai dari tidak merokok, membatasi konsumsi alkohol, makan makanan bergizi, dan minum multivitamin, salah satunya asam folat.

Kehamilan yang direncanakan perlu Anda lakukan, sebab jika terbiasa melakukan kebiasaan tidak sehat sebelum menjalankan proses kehamilan, kemungkinan Anda akan merasa kesulitan untuk menyesuaikan diri melakukan hidup sehat selama masa kehamilan. Apalagi, kehamilan yang Anda alami tidak direncanakan sebelumnya dan terjadi tanpa diduga.

Menurut para peneliti, banyak wanita yang tidak merencanakan proses kehamilannya. Studi Inggris baru-baru ini diikuti lebih dari 12.000 wanita usia subur, 238 wanita dari 12.000 orang mengalami kehamilan dalam waktu tiga bulan. Dan hampir 25 persen dari mereka pun mengalami kehamilan tanpa di sengaja. Para peneliti pun menemukan, 97 persen dari wanita hamil masih mengonsumsi alkohol, dan tidak mengonsumsi vitamin khusus ibu hamil.

Di tambah lagi, para ibu hamil tersebut tidak pernah mengkonsumsi makanan sehat lima sempurna dalam porsi ideal. Padahal menyantap makanan sehat sangat membantu proses tumbuh kembang janin. Untuk itu, bagi para wanita yang mendambakan kehadiran tangis bayi di rumah, mulailah melakukan pola hidup sehat sedini mungkin:

1. Mulailah mengonsumsi makanan bergizi di tambah suplemen.

“Berhentilah merokok dan kurangi konsumsi alkohol,” kata penulis buku 'A Natural guide to Pregnancy and Postpartum Health', Dean Raffelock, D.C. Mereka yang tidak berusaha melakukan hidup sehat, bukan saja berdampak pada kesehatan pada dirinya sendiri tapi juga bisa mempengaruhi kesehatan janin. Hidup tidak sehat bisa menyebabkan kelahiran prematur, gangguan pernapasan, keguguran, berat lahir rendah dan sindrom alkohol janin. Hal ini juga bisa mempengaruhi produksi telur dan menurunkan kesuburan.

"Masa Kehamilan membutuhkan lebih banyak nutrisi ketimbang pada tubuh wanita biasa. Kekurangan gizi dapat menyebabkan perkembangan dan masalah kesehatan lainnya pada janin. Ibu yang memiliki kebiasaan kesehatan yang buruk sebelum mereka hamil lebih mungkin memiliki masalah fisik selama kehamilan dan periode pasca-melahirkan 24 bulan. Ini termasuk gangguan mood seperti depresi dan kecemasan.

2. Konsumsi asam folat.
Jika Anda berpikir untuk hamil, mulailah mengonsumsi suplemen pralahir yang kaya akan asam folat. "Anda memerlukan paling sedikit 400 mg asam folat per hari untuk mencegah cacat tabung saraf, kelainan dalam perkembangan bayi untuk saraf tulang belakang," kata Nieca Goldberg, MD dan penulis Dr. Nieca Goldberg, 'Complete Guide To Women's Health'. "Para wanita harus mendapatkan vitamin dalam makanan mereka, dan jika tidak makan dengan baik, mereka harus mengambil multivitamin dengan asam folat," kata Goldberg.

3. Olahraga
"Olahraga teratur bisa menjaga berat badan tetap ideal dan bisa menurunkan kolesterol jahat serta meningkatkan kolesterol baik dan menurunkan risiko penyakit jantung, diabetes atau stroke," kata Goldberg. "Memelihara berat badan yang sehat sebelum masa kehamilan bisa mengurangi komplikasi yang berhubungan dengan risiko kesehatan untuk bayi," Namun, untuk menjaga berat badan ideal, ada baiknya sebelum melakukan olahraga konsultasilah dengan dokter untuk memulai program olahraga tepat Hamil Wajib Peduli Pola Hidup Sehat .
00.12 | 0 komentar | Read More

Waspada Kosmetik Berbahaya Kulit

Waspada Kosmetik Berbahaya Kulit Meski sedang hamil, tentu wanita tetap ingin tampil cantik dan menarik. Namun, tidak banyak yang tahu jika bahan atau alat yang digunakan dapat membahayakan sang jabang bayi. Tubuh kita melakukan pekerjaan dengan baik untuk melindungi janin dengan menyaring bakteri dan kuman melalui plasenta tetapi ada bahan-bahan di beberapa produk yang dapat masuk ke janin yang sedang berkembang.

Sekarang adalah saatnya untuk membuat beberapa perubahan pada perawatan kulit dan kosmetik pilihan. Kendati masih sedikit penelitian mengenai ini, tetapi ada beberapa bahan yang biasanya ditemukan di dalam produk perawatan kulit dan kosmetik yang diduga bisa mengganggu perkembangan janin.

Bahan yang harus dihindari selama kehamilan:
- Salicylic acid (BHA atau beta hydroxy acid)
Bahan ini dapat ditemukan dalam produk yang digunakan untuk mengobati jerawat, dan mencegah antipenuaan. Sebab, komplikasi pada kehamilan muncul pada wanita yang meminum aspirin, dan karena asam salisilat merupakan bagian dari keluarga aspirin maka ini sebaiknya dihindari.

- Retinol A
Bahan ini merupakan bentuk vitamin A yang digunakan untuk mengobati jerawat dan digunakan untuk pengelupasan kulit mati. Dosis tinggi vitamin A telah terbukti dapat mengganggu perkembangan bayi.

- Parabéns
Ini adalah bahan pengawet yang sangat umum digunakan dalam banyak produk perawatan kulit. Penelitian klinis mulai menunjukkan adanya hubungan bahan ini dengan efek buruk pada sistem reproduksi bayi laki-laki.

- Phathalates
Bisa terdaftar sebagai DBP (dibutyl phathalate) dalam produk seperti cat kuku. Lebih sering di sebagian besar produk dalam tidak akan terdaftar. Phathalates dapat ditemukan dalam produk perawatan kulit dengan "aroma" yang tercantum pada label. Hal ini dapat ditemukan dalam jumlah perawatan kulit atau produk kosmetik termasuk cat kuku, deodoran, hair spray atau parfum.

Dalam buku "Not Just a Pretty Face - The Ugly Side of the Beauty Industry", karangan Shanna Swan, Professor of Obstetrics and Gynecology at the University of Rochester  menunjukkan "hubungan signifikan" terhadap kehadiran lebih tinggi jumlah phathalates dalam tubuh wanita hamil dan perubahan dalam alat kelamin bayi laki-laki.

Meski diperlukan studi untuk memeperkuatnya, tetapi mengapa harus mengambil risiko ketika ada produk efektif yang tersedia tidak mengandung phathalates. Hindari produk dengan "aroma" pada label dan menemukan salah satu phathalate.

- Cream Hair Removers
Ada kemungkinan bahan kimia dalam produk ini dapat diserap ke dalam kulit yang harus dihindari selama kehamilan. Selain itu, banyak daftar merek "aroma" yang mungkin berisi phathalates. Lebih aman untuk menghindari penggunaannya.

- Essential Oils
Belum ada kepastian apakah minyak esensial masuk dalam daftar bahan yang harus dihindari selama kehamilan. Pasalnya, ada beberapa minyak esensial yang sangat berguna untuk perawatan kulit saat hamil. Pastikan untuk mengecek produk perawatan kulit saat hamil.

-Benzoil peroksida
Benzoil peroksida yang ditemukan dalam banyak produk yang digunakan untuk mengobati jerawat memiliki kategori C yang bermakna bahwa:

Kalau studi pada hewan telah menunjukkan efek buruk pada janin (teratogenic atau embryocidal atau lainnya) dan tidak ada studi terkontrol pada wanita, atau studi pada wanita dan hewan tidak tersedia. Obat-obatan harus diberikan hanya jika manfaat potensial membenarkan potensi risiko pada janin.

- Accutane
Ini pengobatan oral untuk jerawat sebaiknya tidak digunakan sama sekali selama kehamilan. Sebab berisiko janin cacat lahir yang serius dan kemungkinan kehilangan janin.

-Hidrokortison
Krim topikal ini digunakan untuk mengobati jerawat diyakini berisiko mengakibatkan cacat lahir dan janin keracunan.

- Lipstik
Kampanye untuk Kosmetika Aman mengatakan bahwa "wanita hamil dan anak-anak muda sangat rentan terhadap paparan karena dengan mudah melintasi plasenta dan dapat masuk ke otak janin di tempat yang mengganggu perkembangan janin."

Pilihlah lipstik dari yang terbuat dari bahan alam yang akan membuat Anda terlihat cantik dan merasa aman.

- 1,4 Dioksana
Ini bukan bahan yang tercantum pada setiap produk perawatan kulit karena merupakan bahan sintetis lain berbasis minyak bumi. Telah ditemukan menyebabkan kanker dan sedikit yang diketahui apakah itu berefek buruk pada janin yang sedang berkembang.

Bahan ini hadir dalam banyak jenis pembersihan produk yakni produk rambut dan  pelembab. Sayangnya, hal itu juga telah ditemukan dalam produk alam atau organik.

Cari perusahaan dan produk Anda dapat percaya. Menggunakan produk yang telah disertifikasi pihak ketiga seperti bersertifikat organik atau BDIH bersertifikat untuk memastikan Anda menggunakan yang paling aman Waspada Kosmetik Berbahaya Kulit.
00.10 | 0 komentar | Read More

Peduli Perawatan Kulit Saat Hamil

Peduli Perawatan Kulit Saat Hamil Selain beberapa bahan kosmetik yang perlu dihindari selama hamil, ada beberapa perawatan kecantikan yang boleh dan tidak boleh dilakukan semasa kehamilan. Berikut ini adalah daftar populer produk yang aman untuk digunakan selama kehamilan.

- Krim Kulit
Sebagian besar peneliti menganggap penggunaan krim lotion selama kehamilan aman, karena tidak masuk dalam aliran darah. Selain itu, krim juga dapat membantu meningkatkan percaya diri dan membantu Anda merasa 'bercahaya' sepanjang kehamilan. Meski begitu, ada sebagian wanita yang merasa bau lotion terlalu menyengat sehingga memilih untuk tidak menggunakannya.

- Bikini Wax
Sebenarnya bikini wax cukup aman tetapi akan lebih menyakitkan jika dilakukanselama kehamilan. Jika Anda memiliki toleransi sakit yang tinggi, Anda mungkin bisa melanjutkan wax biasa tanpa khawatir. Namun, sebagian wanita merasa pembuluh darahnya rusak setelah diwax.

- Facial
Tidak masalah untuk dilakukan selama hamil. Hanya sebaiknya beritahukan kepada petugas facial bahwa Anda sedang hamil untuk menjaga kemungkinan kulit Anda lebih sensitif saat hamil.

- Produk Kosmetik
Yang perlu diperhatikan dalam memilih kosmetik yang aman selama kehamilan adalah pastikan tidak menggunakan campuran bahan kimia atau vitamin yang dapat mengurangi tanda-tanda penuaan karena dapat membahayakan janin.

Namun, berikut ini adalah beberapa hal yang harus dihindari karena peneliti tidak jelas apakah produk ini aman atau tidak. Dalam beberapa kasus, hal demikian terjadi karena kurangnya penelitian pada produk-produk yang bersangkutan.

Ada beberapa perawatan yang sebaiknya Anda hindari selama hamil.

- Bleaching
Jika Anda terbiasa memutihkan rambut di tubuh Anda, mungkin sebaiknya berhenti selama kehamilan. Walaupun hingga saat ini belum ada fakta yang menunjukkan penggunaan pemutih dapat menyebabkan bayi cacat saat lahir.

- Hair Depilatories
Masih belum ada kepastian apakah hal itu boleh dilakukan atau tidak selama hamil. Beberapa dokter merasa baik-baik saja karena mereka tidak percaya itu dapat diserap ke dalam tubuh.   

- Mewarnai rambut
Sebagian besar penelitian menunjukkan bahwa penyorotan aman dilakukan selama kehamilan. Penyorotan biasanya tidak melibatkan penerapan langsung pewarna kimia pada kepala. Beberapa studi menunjukkan bahwa ada senyawa dalam cat rambut yang dapat menyebabkan bayi cacat lahir.

- Botox
Kebanyakan dokter beranggapan bahwa suntikan botox untuk wajah akan beredar ke dalam aliran darah dan membahayakan bayi. Namun demikian botox adalah racun. Sebaiknya, tunda melakukannya hingga Anda melahirkan.

- Body Wraps
Setiap jenis pembungkus tubuh yang menimbulkan panas pada tubuh, termasuk menutupi perut, mungkin tidak aman selama kehamilan. Sebuah pembungkus tubuh juga dapat menyebabkan dehidrasi, yang dapat meningkatkan risiko persalinan prematur. Terlalu panas juga dapat meningkatkan risiko bayi cacat tabung saraf.

Yang perlu diingat, ketika Anda ragu, sebaiknya selalu merujuk kepada dokter Anda untuk informasi lebih lanjut tentang keamanan dari setiap produk kecantikan atau perawatan ketika hamil. Atau, lebih baik menghindarinya daripada mengambil risiko yang dapat membahayakan bayi dalam kandungan Peduli Perawatan Kulit Saat Hamil.
00.08 | 0 komentar | Read More
Techie Blogger